"Selamat Datang di Juara303 - Situs taruhan agen judi bola online, agen sabung ayam online, live casino online, bola tangkas online terpercaya di indonesia. Sebelum melakukan deposit harap menghubungi CS kami untuk nomor rekening terbaru. Nikmati Berbagai Promo Menarik Dari Kami Hanya di Juara303."

Agen Bola Online – Tiga poin berhasil diperoleh oleh Manchester City pada pertandingan melawan Chelsea hari Sabtu (30/9) di Stamford Bridge di pekan ke-7 Premier League. Pelatih Man City, Josep Guardiola pun sangat puas dengan hasil tersebut.

Man City melanjutkan performa belum pernah kalah di tujuh laga Premier League saat menjadi tamu bagi Chelsea. The Citizen memastikan kemenangan berkat tendangan keras dan menjadi gol tunggal Kevin De Bruyne, yang tidak lain adalah mantan pemain Chelsea, pada menit ke-67.

Guardiola menyebut kunci sukses timnya adalah bermain dengan berani dan garis pertahanan yang tinggi. Man City sukses membuat pemain depan Chelsea tidak mendapatkan banyak ruang gerak. The Blues pun dipaksa melakukan umpan jauh.

“Kami bermain dengan antusias dalam menguasai bola, melakukan tekanan di daerah yang tinggi. Kami juga bisa memprovokasi mereka di menit akhir untuk bermain dengan bola panjang lewat Marcos Alonso,” ulas Guardiola usai laga.

Kevin De Bruyne

Begini Cara Guardiola Matikan Chelsea

Dengan keadaan tersebut, maka Guardiola mengatakan mudah bagi pertahanan Man City untuk mengatasi serangan Chelsea. Apalagi, Alvaro Morata yang punya kelebihan duel bola atas sudah diganti pada babak pertama karena cedera.

“John [Stones] dan Nico [Otamendi] sangat menakjubkan dengan membuat garis pertahanan tinggi. Anda tahu betapa sulitnya melakukan hal ini dengan lawan seperti Morata, Eden [Hazard] dan Willian. Jika mereka dapat bola, maka Anda akan berjuang mati matian untuk menghentikannya,” sambungnya.

Tidak hanya kepada pemain belakang, eks pelatih Barcelona juga memberi pujian pada Gabriel Jesus, Raheem Sterling dan Leroy Sane yang terus memberi tekanan pada dua fullback Chelsea. Ketiga pemain ini membuat Chelsea tidak bisa membangun serangan.

“Leroy, Gabriel dan Raz tampil sensasional, mereka tidak membiarkan Chelsea sempat memikirkan atau mengeksekuisi bola dari belakang,” tutup pelatih asal Spanyol.

Menu