"Selamat Datang di Juara303 - Situs taruhan agen judi bola online, agen sabung ayam online, live casino online, bola tangkas online terpercaya di indonesia. Sebelum melakukan deposit harap menghubungi CS kami untuk nomor rekening terbaru. Nikmati Berbagai Promo Menarik Dari Kami Hanya di Juara303."

Agen Bola Online – Inilah 5 Striker Terburuk Premier League Sepanjang Sejarah. Bermain di ajang kompetisi Premier League memang tak mudah terutama bagi seorang striker. Mereka memiliki tekanan yang besar karena harus bisa menciptakan banyak gol untuk timnya.

Inilah 5 Striker Terburuk Premier League Sepanjang Sejarah

Banyak striker yang hebat tetapi malah melempem setelah mereka datang ke Premier League. Mereka tidak mampu menunjukkan ketajamannya karena ketatnya ajang kompetisi di Premier League.

Berikut ini lima striker terburuk dalam sejarah kompetisi Premier League menurut Footy Jokes

1. Andriy Shevchenko

Inilah-5-Striker-Terburuk-Premier-League-Sepanjang-Sejarah

Salah satu pemain bola terbaik yang sudah pernah bermain untuk Ukraina, Andriy Shevchenko adalah seorang striker yang sangat tajam di masanya. Ia tampil dengan sangat impresif di depan gawang lawan dan juga mampu memenangkan beberapa penghargaan individu selama ia membela AC Milan.

Chelsea tertarik, kemudian merekrutnya di tahun 2006 dengan biaya transfer yang sangat besar. Tapi, Shevchenko malah mengalami karir yang menyedihkan karena ia hanya mampu mencetak 9 gol dalam 47 penampilannya.

Walau menunjukkan sedikit ketajamannya selama ia berada di Stamford Bridge, Shevchenko tidak berhasil membuktikan dirinya dan ia dilepas ke AC Milan setelah dua musim di Chelsea.

2. Diego Forlan

Diego-Forlan-2

Nama Diego Forlan lebih diingat karena karirnya saat bersama Atletico Madrid. Ia bermain di masa puncaknya kala berada di Vicente Calderon.

Walau pernah mendapat 2 trofi Pichichi di La Liga, pemain asal Uruguay itu pernah mengalami masa – masa sulit di Inggris. Forlan bergabung dengan Manchester United dengan ekspektasi yang sangat besar; Tapi, ia hanya mampu menciptakan 10 gol dari total 63 penampilan.

Dan hal itu tak akan menghilangkan fakta kalau Forlan merupakan salah satu striker terbaik di masanya. Dia mencetak gol kemenangan di ajang final Liga Europa tahun 2010 untuk Atletico.

3. Afonso Alves

Afonso-Alves-3

Pemain Brasil ini tiba di Premier League saat pertengahan usai mencetak banyak gol di Eredivisie. Alves dapat mencetak 45 gol hanya dalam 39 laga untuk Heerenveen sehingga ia berhasil meyakinkan Middlesbrough untuk memboyongnya ke Inggris.

Alves mengawali karirnya di ajang Premier League dengan baik. Ia juga berhasil mencetak brace melawan MU (Manchester United) dan hattrick kala melawan Manchester City ketika meraih kemenangan 8 – 1.

Tapi, ia tidak berhasil tampil cemerlang di musim berikutnya karena hanya mampu mencetak 4 gol dalam 31 penampilan sehingga ia gagal menyelamatkan Boro dari degradasi. Alves lalu melanjutkan karirnya di Qatar sebelum memutuskan untuk pensiun di tahun 2013.

4. Jozy Altidore

Jozy-Altidore-4

Pemain asal Amerika Serikat ini pertama kali datang ke ajang Premier League di tahun 2009 ketika ia bergabung bersama Hull City dengan berstatus pinjaman dari Villarreal. Ia tak sukses di KC Stadium karena cuma mampu mencetak 1 gol dalam 28 pertandingan untuk The Tigers.

Altidore kembali ke ajang Premier League 3 tahun kemudian setelah ia tampil cukup bagus bersama AZ. Penampilannya mampu meyakinkan Sunderland untuk memboyongnya kembali ke kancah sepakbola Inggris.

Tapi, transfer tersebut sia – sia karena Altidore cuma berhasil mencetak 1 gol dalam 42 pertandingan untuk Black Cats. Dia kemudian pulang ke kampung halamannya di tahun 2015 dan sejak saat itu ia berhasil mencetak gol bersama Toronto FC.

5. Ricky Van Wolfswinkel

Ricky-Van-Wolfswinkel-5

Ricky Van Wolfswinkel tiba di Norwich setelah ia tampil sangat cemerlang untuk klub Portugal Sporting. Ia lalu diharapkan dapat melakukan hal yang sama di Premier League karena ia cukup konsisten mencetak gol untuk Sporting, Vitesse, dan Utrecht.

Tapi, ia gagal membuktikan dirinya di liga yang paling populer sejagat raya ini walau mencetak gol di debutnya. Ia gagal mencetak gol di dalam 24 pertandingan berikutnya dan ia sempat dipinjamkan ke Saint – Etienne dan Real Betis.

Pemain asal Belanda itu kemudian bermain di Swiss bersama dengan Basel usai menemukan ketajamannya kembali bersama dengan Vitesse di musim 2016/2017.

Menu